Poltekkes kemenkes Aceh kembali melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Terpadu, untuk tahun 2023 KKL dilaksanakan di dua Kabupaten, yaitu Aceh Tengah dan Bener Meriah. Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh yang mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada tahun ini berjumlah 893 Mahasiswa yang tersebar di Aceh Tengah sebanyak 453 Mahasiswa dan di Bener Meriah sebanyak 440 Mahasiswa.
Para mahasiswa ini akan ditempatkan di 44 desa yang tersebar di Kecamatan Timang Gajah, Wih Pesam, Bukit, dan Bandar. Selama proses KKL Terpadu ini harapannya mahasiswa akan dapat meningkatkan kemampuan praktis di bidang kesehatan., dan memperoleh pengalaman lapangan untuk menunjang kompetensi sebagai tenaga kesehatan.
Pj Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, M. Thamrin Elashri Mohd. Ali menyambut baik atas kedatangan mahasiswa KKL ini.
Thamrin mengajak para mahasiswa untuk memperhatikan kesehatan, disiplin, kebersamaan, dan menjaga nama baik almamater mereka selama menjalankan KKL di wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Thamrin juga berharap bahwa kegiatan KKL ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan membantu memperkuat hubungan antara Poltekkes Aceh dan pemerintah daerah.
Selain itu, ia berharap bahwa para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan selama kuliah ke kegiatan di masyarakat.
Kehadiran para mahasiswa KKL diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bener Meriah dan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan daerah.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, mengharapkan kepada mahasiswa dapat bersinergi dengan Puskesmas daerah KKL masing-masing dalam upaya menekan angka stunting. Mari kita mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara priodik di posyandu,” sebut Sayutiman.
Apalagi, lanjut, Sayutiman, kunjungan pemeriksaan kesehatan ke Posyandu diperlukan bagi anak usia batita, termasuk ibu hamil. “Dengan pemeriksaan priodik, kader Posyandu dapat mengetahui kondisi perkembangan anak batita maupun ibu hamil. Sehingga upaya pencegahan stunting dapat dijalankan secara optimal,” tambahnya.
Baca Juga : Plt Sekda : Mahasiswa KKN Poltekkes Aceh Diharapkan Memberikan Sumbangsih Bagi Kesehatan Masyarakat
Direktur Poltekkes Aceh, T. Iskandar Faisal S.Kp, M.Kes meminta agar para mahasiswa yang mengikuti KKL dapat mempraktekkan ilmu-ilmu yang diperoleh di kampus sehingga menambah wawasan dan pengalaman terhadap permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat.
“Pengalaman belajar praktik lapangan yang dikelola secara efektif dan efisien memegang peranan penting dalam mengantar peserta didik menjadi seorang tenaga medis yang kompeten. Para peserta diminta menghormati budaya yang ada dimasyarakat, melaksanakan arahan para pembimbing dilapangan dan harapannya pelaksanaan KKL dapat mencapai tujuan yang ditetapkan,” harap T Iskandar Faisal.
Dalam KKL ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan seluruh pengetahuan, sikap, dan ketrampilan dalam memberikan asuhan kebidanan pada kelompok-kelompok masyarakat di komunitas sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Ratusan mahasiswa tersebut berasal dari jurusan beragam jurusan diantaranya keperawatan, kebidanan, gizi, farmasi, kesehatan gigi, kesehatan lingkungan dan tehnologi laboratorium medis.
Acara pelepasan mahasiswa KKL itu, juga dihadiri oleh Plt Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab, Khairmansyah, S.IP., M.Sc, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh, T. Iskandar Faisal S.Kp, M.Kes serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Sumber Laman : SerambiNews, Pemkab Bener Meriah, Humas Pemkab Aceh Tengah, Jurusan Gizi Poltekkes Aceh, dan Laman Poltekkes Aceh
